Sabtu, 02 Juli 2016

Perempuan Perjumpaan

Sudah lewat setengah jam yang lalu, perempuan itu masih saja menunggu sesorang yang ingin sekali ia temui. Ia bahkan tak peduli lagi dengan langit yang gelap dan rasa lapar yang dirasakannya. Duduk termangu seorang diri di atas kursi tunggu yang sudah ia rasa kedinginannya. Tak ada lagi jadwal keberangkatan penumpang. Para pegawai telah pulang meninggalkan lapang. Hanya perempuan itu dan sesekali terlihat para pedagang. Ia bangkit dari duduknya, merasa gelisah dan berdingin darah. "Aku tak melewatkan apapun, bukan?". Ia selalu saja mengatakan hal seperti itu dan bertingkah mondar-mandir sambil melihat jam dinding di tempatnya sekarang. Sudah pukul 01.15 pagi rupanya. Perempuan itu terkaget mendapati tubuhnya yang masih tertidur di kursi tunggu milik stasiun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar