Minggu, 03 Juli 2016
Seperti sepi
Aku ingin kau mengenalku
Tiap malam aku lafalkan namamu
Dengan ejaan yang sama: se-pi
Tapi kau tak mengenalku
Aku hanya melihatmu dari mata seorang maya
Waktu kian terasa asing bagiku
Kini ingatanku mulai pendek: tak bisa lagi kulafalkan namamu di sudut sepiku
Sabtu, 02 Juli 2016
Suatu Pagi
Suatu pagi dihari minggu
aku menyesapi kembali rindu yang dahulu pernah kau curi
bukan tentang waktu yang kusesali
bukan juga hari ini.
Perempuan Perjumpaan
Sudah lewat setengah jam yang lalu, perempuan itu masih saja menunggu sesorang yang ingin sekali ia temui. Ia bahkan tak peduli lagi dengan langit yang gelap dan rasa lapar yang dirasakannya. Duduk termangu seorang diri di atas kursi tunggu yang sudah ia rasa kedinginannya. Tak ada lagi jadwal keberangkatan penumpang. Para pegawai telah pulang meninggalkan lapang. Hanya perempuan itu dan sesekali terlihat para pedagang. Ia bangkit dari duduknya, merasa gelisah dan berdingin darah. "Aku tak melewatkan apapun, bukan?". Ia selalu saja mengatakan hal seperti itu dan bertingkah mondar-mandir sambil melihat jam dinding di tempatnya sekarang. Sudah pukul 01.15 pagi rupanya. Perempuan itu terkaget mendapati tubuhnya yang masih tertidur di kursi tunggu milik stasiun.
Langganan:
Komentar (Atom)

